0292 533301 This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
 

WhatsApp Image 2024 03 13 at 10.04.02

GUBUG - Sosialisasi tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bersama Ibu-Ibu PKK dilaksanakan oleh kelompok 12 KKN Universitas PGRI Semarang dengan narasumber Titih Tri Purwasih, S.K.M dari Puskesmas Gubug I. Kegiatan Sosialisasi PHBS dilaksanakandi Balai Desa Kuwaron, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Selasa (5/03/2024).

Penyakit demam berdarah merupakan salah satu penyakit menular yang sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Sering muncul sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) karena penyebarannya yang cepat dan berpotensi menimbulkan kematian. Penyakit ini disebabkan oleh virus Dengue yang penularannya melalui gigitan nyamuk Aiedes Aegypti dan Aiedes Albopictus yang hidup di genangan air bersih di sekitar rumah. Nyamuk ini memiliki kebiasaan menggigit pada saat pagi dan sore hari, umumnya kasus mulai meningkat saat musim hujan.

Berdasarkan data yang dilansir dari radarpati.jawapos.com, di Kabupaten Grobogan pada tahun 2023 terdapat kasus DBD sebanyak 339 orang, dengan angka kematian 12 orang. Sementara itu, berjalan hampir dua bulan 2024, kasus DBD yang terjadi adalah 174 orang. Dengan rincian 114 pada bulan Januari ditambah dengan 60 kasus pada pekan ketiga bulan Februari. Penyebab lonjakan kasus tersebut adalah tingginya curah hujan yang membuat tempat perindukan nyamuk menjadi semakin subur baik di dalam atau sekitar rumah.

Oleh sebab itu, Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 12 melakukan sosialisasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat kepada ibu-ibu PKK Desa Kuwaron, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan. Sosialisasi ditujukan kepada ibu-ibu PKK karena peran ibu sangatlah besar dalam sebuah keluarga, ibu juga berperan mendidik anak-anaknya.

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) itu sendiri adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran, sehingga anggota keluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat. Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 4 tahun 2019 tentang Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar pada Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan, ada 6 (enam) dari 12 (dua belas) indikator SPM yang sekaligus menjadi indikator PHBS. Indikator tersebut meliputi: Ibu melakukan persalinan di fasilitas kesehatan; Bayi mendapatkan ASI eksklusif; Balita mendapatkan pemantauan pertumbuhan; Tidak ada yang merokok; Mempunyai akses sarana air bersih; dan Mempunyai akses atau menggunakan jamban sehat.

PHBS sangat penting untuk masyarakat Indonesia terutama masyarakat Desa Kuwaron. Oleh karena itu, kelompok 12 KKN Universitas PGRI Semarang berniat untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat kepada ibu-ibu PKK karena peran ibu sangatlah besar dalam sebuah keluarga, ibu juga berperan mendidik anak-anaknya.

Kegiatan sosialisasi ini dimulai pukul 16.00 WIB sampai dengan 17.30 WIB. Diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PKK. Setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan doa, lalu sambutan dari Ibu Diah Mawarni Ketua PKK Desa Kuwaron. Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Ibu Titih Tri Purwasih, S.K.M dari Puskesmas Gubug I mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Diakhir penyampaian materi dilakukan sesi tanya jawab seputar Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dilontarkan kepada para peserta kegiatan ini.

Dengan adanya sosialisasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat yang telah dilaksanakan di Balai Desa Kuwaron, diharapkan masyarakat Desa Kuwaron dapat menciptakan lingkungan yang sehat dan meningkatkan kualitas hidup

 

CAMAT GUBUG

camat bambang

Call Center
KECAMATAN GUBUG (0292)533301
PUSKESMAS GUBUG 1

(0292) 533326

PUSKESMAS GUBUG 2 (0292)5135488
RSU PKU MUHAMMADIYAH (0292)533102
PANGGILAN DARURAT KAB. GROB 112
KORWILCAM GUBUG (0292) 533549
UPTD PUPR (0292)5140139
PANGGILAN DARURAT PLN 123
POLSEK GUBUG

(0292) 533110

DAMKAR (0292) 533900